• 10

    May

    Teman Fesbuk

    Sindiran khas dari si Beny & Mice bagi kita semua…. itu bagi yang merasa kesindir aja. Kalo gak…. ya kebangetan !! :D
  • 3

    Feb

    Efek Kakus

    Bila suatu ketika anda merasa ingin buang air besar (besar…? air bah kaleee) dan ditempat itu yang ada hanya sebuah kakus ato wc kotor nan bau, maka dengan terpaksa (padahal dengan suka rela :D ) anda akan tetap masuk dan buang hajat disitu. Jorok, jijik dan bau yang gak ketulungan akan anda rasakan untuk detik-detik ato menit-menit pertama, setelah beberapa lama kemudian anda akan mulai terkondisi dengan keadaan seperti itu, mulai bisa menyesuaikan diri. Inilah kira-kira gambaran efek kakus. Dalam keseharian, efek kakus banyak terjadi di sekitar kita baik yang itu kita sadari betul ataupun yang tidak kita sadari. Tahun 80 - 90an, jika ada kasus anak gadis hamil diluar nikah maka hal tersebut akan menimbulkan kegemparan di keluarga yang bersangkutan maupun pada masyarakat sekitarnya
  • 27

    Jan

    Berbelanja Kemuliaan

    Jika kita disodori pertanyaan buat apa kamu bekerja ?, pasti beragam jawaban akan muncul, mulai dari untuk bertahan hidup, menafkahi keluarga, mencari bekal untuk masa depan dan masih banyak lagi. Dan itu sah-sah aja selama pekerjaan yang kita lakukan itu benar dan baik sesuai dengan norma agama dan norma sosial bermasyarakat serta bernegara. Setiap kita yang bekerja pasti akan menerima pendapatan/pemasukan meski tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pendapatan/pemasukan dari hasil kerja dan jerih payah tersebut tentunya akan kita keluarkan lagi untuk sekedar bertahan hidup sampai untuk bergaya hidup. Intinya setiap kita menerima uang dari hasil kerja maka akan ada pos untuk pengeluaran, dan itu sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Namun dibalik penerimaan dan pengeluaran tersebut hend
  • 20

    Jan

    Gaban dari Hongkong

    Entah siapa yang memulai dan darimana asalnya, kita acap kali denger kata-kata gaul seperti segede Gaban ato dari Hongkong. Itu hanya sebagian dari bahasa gaul jaman sekarang , dan sudah tentu masih banyak lagi bahasa gaul lainnya seperti kata secara yang pemakaiannya kadang malah bikin kita bingung (tentu yg paham tata bahasa dan penggunaannya, kalo aku sih asyik-asyik aja :D ) Dalam bahasa gaul, bila sesuatu itu kita anggap besar/gede maka sering dikasih embel-embel Gaban, misalnya wah, pepayanya gede banget, segede gaban!. Nah, dari sinilah pertanyaan saya muncul. Emang Gaban itu gede banget ya, kok kalo bilang gede sering diikuti kata gaban. Sependek pengetahuan saya, Gaban itu adl tokoh Robot yg popular sekitar tahun 90an dan gak gede-gede amat. Tapi kenapa ya kok Gaban diidentikan
  • 1

    Jan

    Wangsit part II

    emang Wangsit part I nya ada…. mana ?? berhubung ada wangsit lagi, disini saya istilahkan wangsit part II, maka postingan Wangsit (Wangsit part I) dengan sangat menyesal saya hapus. Karena editor gak bs menyajikan informasi dengan cepat, akurat, cermat dan aktual maka terpaksa deh postingan tsb kami hapus sehingga tidak jadi tayang di program berita Liputan6 petang :D Postingan “Wangsit” sebenernya adalah Pe-eR dari Maoureen Rina :) yang harus saya kerjakan. Berhubung ketiadaan kerapian dan terkesan acak-acakan terutama pict-nya maka dengan alasan itulah postingan kami hapus. Tidak ada maksud apa-apa selain karena ketidakrapian dlm layout postingan. Beruntung sdh ada yg baca…. salah satunya (emang baru satu) adalah Lies Easy… Demikian sekilas info, karena
  • 26

    Dec

    4 Tahun Lalu

    Kurang lebih 4 tahun yang lalu, tepatnya 26 Desember 2004 tanah Serambi Mekah dan pulau Nias terhempas oleh kekuatan super dasyat Tsunami. Ratusan ribu warga Aceh dan Nias menjadi korban tak berdaya. Renungan dan doa dzikir dilakukan untuk mengenang tragedi besar ini, tapi di sana… bukan di sini… bukan oleh diri kita. Sebagian kita saat ini “terlena” oleh bahagia dan senangnya liburan panjang akhir taun, Natal, Tahun Baru Hijriyah dan Tahun Baru Masehi. Hari-hari terakhir ditahun 2008 ini diisi dengan penuh keceriaan dan kegembiraan bersama orang-orang tercinta. Tidak sepenuhnya salah apabila kita bersenang-senang dan bergembira dengan keluarga, teman, sahabat, karib dan lainnya. Tidak mungkin juga kita terus menerus meratapi kejadian yang mengerikan tersebut. Hid
  • 16

    Dec

    Apa Mau Dikata

    Film berbau seks akhir-akhir ini kembali marak setelah film bertema horror mengisi jadwal bioskop-bioskop tanah air sekitar 2 tahun terakhir. Lihat saja judul beberapa film yang lagi putar di Cineplex ato Megablitz; Kutunggu Jandamu, Mas Suka Mas Ukin Aja, MBA, Merem Melek, ML/Cintaku Selamanya, Mupeng (Muka Pengen) Anda Puas Saya Loyo dll. Secara materi mungkin tidak terlalu vulgar mengusung tema seks, namun dari judulnya saja orang akan dengan mudah menduga apa tema film-film ini. Sutradara, penulis skenario maupun produser pasti akan bertututur bahwa film mereka ini sebenernya membawa pesan moral ato nilai pendidikan agar tidak melakukan seks bebas, aborsi, narkoba dan bla..bla..bla.. Mencari sebuah pembenaran dibalik sisi komersiil yang ingin diraih. Dan tentu saja, biar menarik m
  • 11

    Dec

    T.e.L.a.T

    Ternyata yang namanya telat itu kadang ato bahkan boleh dikata sering membuat kalang kabut, baik bagi pihak yang terlambat itu sendiri maupun pihak lain yang merasa dirugikan dengan adanya keterlambatan ini. Beberapa waktu yang lalu, sehabis hari raya idul fitri pasokan air mineral galon mengalami telat pasokan ke pasar dan tentu saja hal ini membuat kelabakan bagi para konsumen. Awal bulan ini seiring jalan dengan penurunan tarif premium, banyak SPBU yang kehabisan stok BBM, BBM langka di masyarakat. Alasan klasik pun muncul, BBM tidak langka namun hanya telat pendistribusian dari depo ke SPBU. Tak beda kasusnya dengan kelangkaan pupuk bersubsidi. Sudah nyata-nyata bahwa pupuk sangat sulit didapat oleh petani, kalopun ada sudah pasti dengan harga selangit tapi lagi-lagi pihak yang bert
  • 1

    Dec

    Pekerja Seks Sosial

    Sebuah istilah yang sudah lazim kita denger kiranya, apalagi bagi para petualang Cinta (mungkin lebih pas kalo disebut petualang nafsu kali ya ??). Pekerja Seks Komersial, sebuah pekerjaan yang sering dicap sebagai salah satu pekat atau penyakit masyarakat, (waduh.. kaya malam aja yang pekat dan gulita). Sebuah profesi yang memang harus dijalani dengan profesionalitas yang tinggi pula. Lokalisasi, razia maupun perda yang mengatur tentang PSKpun sudah dilaksanakan semua, tapi apa daya semangat untuk menghapus prostitusi saja tidaklah cukup . Kalo aku sih berpendapat bahwa PSK atau prostitusi, atau apapun namanya gak bisa di hapus dari muka bumi ini, karena tentu saja berlaku prinsip supply dan demand dan pemenuhan kebutuhan biologis/ penyaluran harsrat seksualnya. Jadi gak mungkin prostitu
  • 25

    Nov

    Hari "Oemar Bakri"

    Mungkin sebagian besar dari kita sudah lupa sejak lama akan Hymne Guru ini, bahkan bisa jadi ada yang gak tau babar blas, gak tau sama sekali lagu yang mengusung tema Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ini. Bertepatan dengan hari Guru tanggal 25 November 2008 ini, ternyata ada perubahan di lirik terakhir lagu itu. Kalo ada yang lupa ato belum ngerti sama sekali,berikut liriknya Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku Sebagai prasasti terima kasihku Tuk pengabdianmu Engkau sabagai pelita dalam kegelapan Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau patriot pahlawan bangsa Tanpa tanda jasa Di lirik terakhir, Pahlawan tanpa tanda jasa ini diganti dengan pahlawan pembangun insan cendekia. Sekilas bentuk pengho
  • 23

    Nov

    Ketik REG WETON

    Terkait dengan beberapa ulasan di media dan beberapa postingan di blogdetik tentang maraknya fenomena Ketik REG WETON dan sejenisnya, ini aku ada sepenggal kisah bersama seorang teman. Beberapa waktu yang lalu salah seorang temanku, Deeluna, ngajak ngobrol tentang hidup dan kehidupan. Sudah biasa, kalo ada apa-apa emang dia sedikit banyak akan cerita padaku dan saat itu ia bertanya gimana dengan masa depan hidupnya. Eh Non, jangankan masa depanmu, masa depan diriku sendiri aja gak tau, jawabku. Mbok tau, kamu kan bisa ngeramal Mas !, sanggah Deeluna. Ngeramal apa. tapi kalo kamu mau aku bukakan Kitab Primbon, ya sekedar tambah referensi he he he , candaku. Deeluna pun setuju dan akhirnya aku bukakan Kitab Primbon peninggalan eyang Ki Gadjahbengko (kalo yang ini sih asal njeplak aja, lagia
  • 18

    Nov

    Alat (yang) Vital

    Apa yang langsung klik di otak kita ketika mendengar ato membaca istilah ALAT VITAL ?? Pasti semua ato kalo boleh dibilang sebagian besar dari kita akan mengerti bahwa yang dimaksud adalah Alat Kelamin. Sempet kepikiran juga kenapa alat kelamin manusia sering disebut dengan istilah Alat Vital, apa karena memang alat kelamin tersebut memang benar-benar vital? Tapi kenapa alat kelamin binatang gak disebut dengan istilah alat vital juga?? Bukannya sama-sama mempunyai peran yang vital pula ?? he he he aneh ya !:D Sekedar pertanyaan sampah yg sebetulnya gak penting-penting amat untuk dijawab. Masih terus berlanjut. Tubuh kita ini mempunyai anggota, tapi kenapa yang disebut dengan istilah alat vital hanya alat kelamin saja. Bukannya masih banyak yang mempunyai fungsi vital selain alat kelam
  • 12

    Nov

    Malaikat Aja Tau

    … Namun tak kau lihat terkadang malaikat Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan Namun kasih ini silakan kau adu Malaikat juga tahu Aku kan jadi juaranya Bait terakhir dari lagu Malaikat Juga Tahu-nya Dewi (mantanku eh salah mantan personel trio RSD) ini membuat diriku sering termangu kalo pas mendengarnya. Aku membayangkan kalo lagu ini yang menyanyikan adalah istriku dengan ungkapan sepenuh hatinya. Tambah makin kangen, rindu, sayang dan cinta aja padanya. Maklumi aja, dalam seminggu aku paling bisa ketemu istri hanya 2 hari selebihnya kita terpisah ruang dan waktu (emangnya dah beda dunia ?? ya gak lah :D ) Istri kita boleh jadi bukan wanita tercantik di jagat ini, bukan wanita yang paling rupawan dan cemerlang di atas permukaan bumi ini. Namun dengan cinta yang tulus istri kita
  • 30

    Oct

    Republik (Istimewa)....

    Pada tanggal 28 Oktober kemarin yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, di Jogjakarta berlangsung Pisowanan Ageng, menghadapnya sang kawula /rakyat kepada sang raja untuk menyampaikan keinginan mereka. Puluhan ribu warga Jogja bahkan ada yang datang dari luar Jogja memenuhi alun-alun utara. Sebuah fenomena demokrasi yang unik, dimana kawula /rakyat dengan santun menyampaikan aspirasi kepada sang Raja/ pemimpin. Suara rakyat yang disampaikan secara langsung dan diterima langsung pula oleh sang Pemimpin tanpa melalui corong parlemen apalagi partai politik. Dari Pisowanan Ageng tersebut malah membuatku sedikit banyak berandai-andai, bagaimana jika nantinya Sultan terpilih jadi Presiden dimana dlm Pisowanan Ageng tsb beliau menyatakan kesiap sediaannya maju menjadi capres 2009?
  • 28

    Oct

    Robohnya Nasib Buruh

    Hari Jumat lalu, selain pengumuman waktu pelaksanaan terpidana mati eksekusi bom Bali I Amrozi cs, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan baru seputar dunia usaha. Kebijakan tentang Penyesuaian Sistem Pengupahan tersebut diteken oleh empat menteri terkait antara lain Menteri Perindustrian, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Perdagangan. Tak lain dan tak bukan, kebijakan itu keluar dengan alasan menyelamatkan dunia usaha kita. Poin penting dalam kebijakan tersebut adalah kenaikan upah akan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kenaikan upah minimum oleh gubernur diupayakan tidak melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional, yang cuma 6 persen. Bahkan pengusaha bisa menetapkan upah lebih rendah daripada sebelumnya. Lah
  • 24

    Oct

    Lolos dari Razia

    Bisa jadi “teroris” akan terus menjadi berita utama minggu ini dan minggu depan. Setelah kasus pengungkapan jaringan teroris Kelapa Gading, masyarakat kembali disuguhi berita tentang pengumuman waktu eksekusi terpidana mati Bom Bali, Imam Samudera CS. Entah kenapa, kalo soal tema “teror” semua kalangan menjadi fokus termasuk media massa yang cukup interest untuk meliputnya, bahkan menjadi headline. Dulu ada kejadian menimpaku yang berkaitan denga aksi teroris ini. Setelah tragedi Bom Bali I, aparat keamanan beberapa saat kemudian aktif melakukan razia untuk mengungkap dan menangkap jaringan teroris yang menjadi otak Bom Bali I tersebut. Razia besar-besaran-pun dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan dan citra bangsa ini (konon katanya gitu). Saat pulang dari k
  • 20

    Oct

    Youve Got a Friend

    Beberapa waktu yang lalu, saya melihat rekaman/ tayangan ulang acara Golden Ways Mario Teguh dengan tema “You’ve Got a Friend”. Sebuah tema menarik dimana setiap kita pasti mempunyai teman/sahabat. Namun banyak dari kita yang belum bisa secara penuh memaknai apa itu pertemanan atau apa itu persahabatan. Sahabat lebih dari sekedar teman karena sahabat adalah satu jiwa yang berada di raga orang lain, begitu kira-kira definisi sahabat menurut Pak Mario Teguh. Untuk bisa menjadi seorang sahabat yang baik maka yang perlu kita lakukan adalah dengan “mensahabatkan” diri kita kepada orang lain. Sahabat tidak akan pernah melukai, oleh karena sahabat adalah satu bagian penting dalam hidupnya. Jangan lupa bahwa sahabat adalah diri kita yang berada di raga orang lain, se
  • 14

    Oct

    Intim dengan Maut

    Kemarin malem aku sempet telphon sama salah satu temen yang tinggal di kampung (tapi gak pake “nan jauh di mato”). Awalnya sih ngobrol ngalor ngidul, tentang gosip yang sedang lagi hot-hotnya di kampungku. Ya, gitu… kalo sudah membicarakan orang lain seakan lupa pada keaslian diri sendiri yang juga penuh kekurangan dan kelemahan. Tapi malem itu bukan melulu gosip, melainkan juga diselingi obrolan tentang makna dari sebuah pernikahan, berhubung gosip yang diobrolin adalah rencana pernikahan temenku yang lain. Hingga tiba suatu ketika sebuah obrolan via telphon yang riuh rendah mendadak menjadi rada hening. Temenku mengabari kalo mBah Sastro, tetanggaku, dah “bobrok” gak bisa apa-apa lagi....
  • 8

    Oct

    Merasa Kehilangan

    OB, salah satu acara tipi favoritku menurut gosip yang beredar konon kabarnya memasuki episode terakhir pada tanggal 10 Oktober 2008. Ada rasa sedih juga jika OB gak bakal muncul lagi di layar kaca, karena OB adalah acara tipi yang bisa membuatku tersenyum di penghujung hari… sore menjelang petang. Sejak muncul pertama kali dulu, aku sudah jatuh hati sama ini sitkom. Cerita yang sederhana, menggambarkan sekelompok orang pekerja yang sering kita sepelekan, namun jika tidak ada mereka maka sudah pasti kita dibuat repot olehnya. Tambah makin cinta lagi dengan OB ketika OB muncul di program Kickandy Metro TV dimana penonton Kickandy saat itu khusus para Office Boy/Girl. Dulu ketika masih tinggal di rumah, Ibu sering he...
  • 29

    Sep

    Nelangsa

    Terasa bener, mulai Jumat kemarin sepi melanda segenap penjuru dunia maya yang biasa aku kunjungi. Mulai dari Blogdetik, DetikForum dan komunitas online lainnya, paling yang sedang online sampai hari ini hanya itu-itu aja. Yahoo Messenger-pun nyaris tanpa aktifitas, hanya satu dua temen yang sempet chat denganku. Lainnya dah menuju ke hari kemenangan kali ya ?? :) Hari ini, banyak blog yang temanya tentang “idul fitri”,… baik itu mudik, mengucapkan selamat hari raya, minta maaf, sampai Amplop salam tempel lebaran. Ada juga yang posting dengan tema lainnya, tapi tetep saja tak membuatku “bergairah”. Mungkin pikiranku juga sudah mudik sampai di rumah sana, hanya saja raga ini masih aktif di depan monitor. Menanti waktu yang tepat untuk ikut mudik ke ibukota ses
  • 23

    Sep

    Pisah dari Jamaah

    Ada seorang temen cewek, sebut saja namanya Ulma. Sejak jaman kuliah dulu Ulma emang lebih keliatan maskulin ketimbang sisi feminimnya. Ulma bisa akrab ma siapa saja termasuk bergaul deket sama para cowok, gak ada rasa canggung gitu. Ternyata sisi “kemaskulinan” Ulma ini masih berlanjut sampai saat ini, ketika dia sedang ‘ngangsu kawruh’ di negara Deutschland sana. Semalam Ulma sempet berkisah tentang kejengkelannya yang terjadi beberapa waktu lalu. Ulma bercerita kalo di bulan Ramadhan ini dia punya semacam genk/kelompok gitu, yang tentu saja isinya cowok-cowok. Mereka biasanya buka puasa bersama, berangkat sholat tarawih bersama, makan sahur hingga sholat shubuh bersama. Sampai-sampai genk-nya si Ulma ini punya lagu kebangsaan di bulan Ramadhan, yaitu lagu ̶
  • 22

    Sep

    Minta Dihargai

    Semua orang pasti ingin dirinya dihargai, karena pada dasarnya manusia itu adalah makhluk yang paling “berharga”. Bentuk penghargaan bisa beraneka macam, bisa menghormati yang tua, menyayangi yang muda, memanusiakan manusia dan masih banyak lagi. Siapapun ingin dihargai namun tidak semua bisa menghargai, itulah tabiat manusia. Tabiat manusia yang demikian tentu saja bukan hal yang aneh, karena pada hakikatnya manusia itu suka menuntut tapi tidak suka kalo dituntut. Keinginan untuk dihargai sudah sewajarnya jika dibarengi juga dengan semangat untuk menghargai orang lain, begitulah seharusnya dan memang semestinya begitu. Tanpa ada imbal balik, tanpa ada saling menghargai maka yang timbul justru ketidakharmonisan. Seorang temen saya, panggil saja si Fulan, pernah cerita kalo sa
  • 20

    Sep

    MUSIBAH BEREBUT BERKAH

    Ramadan mestinya merupakan bulan berkah. Tapi kita dikejutkan oleh suatu peristiwa yang memilukan dan sekaligus luar biasa aneh: 21 nyawa melayang saat pembagian zakat. Musibah apa ini, ya Allah! Seorang kaya di Pasuruan yang agaknya tidak percaya dengan amil zakat manapun, mengundang para mustahiq zakat untuk diberi zakat. Melebihi BLT (Bantuan Langsung Tunai) orang-orang pun berbondong-bondong datang dan berdesak-desakan mengambil zakat. Dan berakibat jatuhnya banyak korban terinjak-injak. Seperti biasa, beberapa tokoh agama pun langsung memberikan komentar. Ada yang menyalahkan si orang kaya pemberi zakat. Bahkan ada yang terang-terangan menyatakan bahwa kejadian yang mengenaskan itu akibat si orang kaya pamer kekayaan. Ada yang mengatakan bahwa kejadian ini akibat orang tidak percay
  • 19

    Sep

    Beramal Tidak Harus Menunggu Kaya

    Pagi ini sempat baca sebuah kisah menarik di sebuah surat kabar harian nasional, tentang seorang wanita kuat dan mulia yang bisa menjadi contoh bagi yang lain. Sumirah, seorang tukang pijat yang mampu membangun madrasah, masjid, mushala dan mengurus anak yatim. Dengan niat mulia, Sumirah mencoba mengabdikan dirinya untuk kemashlahatan umat meski harus bekerja keras. Selain menjadi pemijat Sumirah juga menjadi tukang sol sepatu, penjahit dan buruh pabrik. Sejak kecil Sumirah memang sudah dididik orang tuanya untuk mensyukuri nikmat yang didapat dengan cara bersedekah. Nasehat itu pula yang dipegang Sumirah hingga saat ini, bahwa dari hartanya itu ada bagian untuk fakir miskin, yatim piatu dan untuk kemashlahatan umat lainnya. Contoh dan tindakan nyata dari seorang rakyat kecil bernama Sumi
  • 11

    Sep

    Nunggu Suci Dulu ??

    Setiap kita adalah saudara dan sudah sepatutnya kita saling mengingatkan. Tapi apalah daya, niat hati ingin mengingatkan malah cemoohan dan kalimat sinis yang didapat. Senista-nistanya seseorang pasti ada sisi baiknya, begitu juga sebaik-baiknya orang pasti ada sisi buruknya. Manusia memang tidak ada yang sempurna. Kesempurnaan manusia adalah dengan adanya ketidaksempurnaanya. Untuk mengingatkan sesama manusia kita tidak perlu menjadi sempurna dulu karena gak mungkin kita menjadi manusia yang sempurna. Coba aja masuk di forum-forum online, setiap ada orang yang ngasih nasehat ato ngingetin untuk tidak berbuat salah, sering dibalas dengan kata muna Lo ! ato sok suci ! dan laen sebagainya. Emangnya untuk mengingatkan harus menjadi manusia suci dulu ? Kalo harus nunggu jadi manusia suci, ka
  • 9

    Sep

    Makan Sahur Lauknya Iklan

    Setelah beberapa hari menjalani puasa, ada beberapa hal yang rutin selalu aku lakukan. Antara lain buka puasa (jelas donk, emang mau ngebleng?? :D ), makan sahur dan tidur siang. Tarawih kok gak ada ?? he he he…. emang sejauh ini aku belum pernah jamaah Tarawih di Masjid. Sudah 2 Ramadhan ini aku jarang banget sholat jamaah tarawih di masjid. Bisa jadi imanku dah luntur, bukan hanya naik turun…. tapi imanku dah menukik tajam yang mana gak mau bergerak ke atas lagi. Dari beberapa aktifitas rutinku selama puasa ini, aku baru nyadar jikalo makan sahurku selalu memakai menu yang sama. Makan Sahur Lauknya Iklan !! Hampir semua program sahur di televisi kita didominasi oleh IKLAN. Sekarang ini iklan tidak hanya mengisi space saat jeda sebuah acara, tapi di dalam acara/program televi
  • 6

    Sep

    Buat Apa Mudik ?

    Mudik merupakan sebuah agenda pribadi seseorang yang ingin kembali ke akar budaya mereka, kembali ke kampung halaman. Mudik bisa jadi adalah sebuah ritual tahunan yang harus dilaksanakan oleh mereka yang rindu pada akar keluarga dan tanah air sesungguhnya. Kita rela melakukan apapun asal bisa mudik, asal bisa kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga serta handaitaulan. Sungguh, sebuah kekuatan dari ikatan kekeluargaan yang maha dasyat. Bisa juga mudik merupakan sebuah simbol dari sebuah perjuangan selama bulan ramadhan yang hasil akhirnya adalah manusia “kembali” ke fitri, kembali ke kesucian. Mudik memang tidak bisa dilepaskan dari ritual puasa ramadhan dan idul fitri. Di titik ini, manusia disadarkan bahwa mereka adalah manusia sosial, yang mempunyai asal usul,
  • 4

    Sep

    Jangan Ngasih Sedekah

    Beberapa waktu yang lalu MUI menghimbau agar masyarakat tidak memberi sedekah bagi para peminta-minta yang akhir-akhir marak di jalan raya. Apalagi pada bulan puasa ini, Jakarta dan Bogor diserbu para peminta-minta (baca di mana lupa, kalo gak kompas ya okezone :D ). Momment yang pas bagi para peminta-minta untuk meraup uang banyak di bulan yang konon penuh berkah ini. Karena “pendapatan” yang menjanjikan selama bulan Ramadhan ini, maka banyak pula orang yang beralih profesi menjadi peminta-minta. Bukan tanpa alasan himbauan MUI tersebut. Di DKI Jaya kalo gak salah sudah ada peraturan tentang larangan memberi sumbangan di jalan. Maksudnya tentu saja agar orang tidak menjadikan peminta-minta sebagai “profesi” yang punya prospek bagus, sehingga akan menjadi bom waktu
  • 3

    Sep

    Pagi tadi

    Pagi tadi sempet chat via YM dengan seorang sahabat yang lagi kuliah di Jerman. Indonesia bagian barat masih menunjukkan jam 09.15, tiba-tiba dia online ! Tumben jam segini dah online, kataku dalam hati. Sahabatku make status message di YM-nya dgn kata “Sahuuuuuurrrrr”. Aku kontak aja dia dengan kalimat “ngajak sahur jam segini alamat ngajak sarapan, he he he :D “. Mulai deh per-kontak-kan kami via YM, sambil nemenin dia makan sahur. Aku : “mangnya shubuh jam berapa??” Dia : “kurang tau ya, sini hanya ada keterangan imsak dan terbit matahari” Aku : “trus imsak-nya jam berapa ??’ Dia : “jam 5an, eh… shubuh biasanya setengah jam setelah imsyak kan ?” Aku : “kalo di Indonesia biasanya 10 menit setelah imsak
  • 2

    Sep

    Ahh... Nikmat ??

    Beberapa hari yang lalu aku sempat memberi “pelajaran” khusus pada istriku, entah benar apa nggak cara dan waktunya aku ngasih “pelajaran” tersebut tapi yang pasti aku ingin dia mau sedikit memahaminya. Bukan soal besar sebenernya, masalah kecil namun dari masalah kecil bila ada pembiaran, maka dia akan menjadi masalah besar. Ceritanya begono, e.e..e begini, saat mau makan aku sudah ambil nasi duluan dengan perkiraan sisanya cukup untuk porsi istriku. Aku tau dia kalo makan emang sedikit makanya aku sisakan nasi yang sedikit juga (he he he, bukan berarti aku yang rakus :D ). Pas istriku ambil nasi, ternyata nasi yang tinggal sedikit itu masih disisakan lagi oleh dia. Langsung aja aku tegur dengan sindiran, “banyak orang yang susah untuk bisa makan nasi, kamu
  • 1

    Sep

    Memang Siiip !!

    Sungguh menggelikan apa yang disindir Benny Rachmadi dan Muhammad Misrad melalui tokoh kartun Benny & Mice. Banyak dari kita yang dibuat tersenyum oleh mereka berdua lewat tokoh kartun Benny & Mice itu tadi. Salah satu contoh karya mereka adalah tokoh yang mewarnai Jakarta (ato versi apa ya lupa, he he :D ), salah satu yang ikut mewarnai Jakarta tersebut adalah seorang Hansip. Ketika ditanya mengenai mengapa Hansip masuk dalam 100 tokoh yang mewarnai Jakarta, Benny dan Misrad (Mice) menjawab dengan tentunya dengan versi kekartunan mereka. Hansip yang digambarkan selalu identik dengan seragam ijo-nya, dengan aksesoris sarung, lampu senter dan pentungannya. Dan lucunya lagi, kata Benny dan Mice, tokoh Hansip ini juga selalu muncul setiap ramadhan khususnya di acara televisi nasio
  • 31

    Aug

    Masih Perlu

    Masyarakat kita pada umumnya masih mengandalkan momment untuk bisa berbuat sesuatu. Kita baru berpikir betapa pentingnya keselamatan transportasi udara setelah ada kasus pesawat Adam Air yang hilang di sekitar laut Majene. Baru berencana melakukan peremajaan Kereta Api setelah terjadi tabrakan ataupun kereta anjlog. Perlunya manifest penumpang yang akurat setelah karamnya sebuah kapal yang korbannya melebihi daftar penumpang resmi. Sungguh aneh negeri ini !! Begitu juga dengan umat beragama khusunya umat islam, baru merasa tidak malu beragama hanya saat bulan Ramadhan saja. Contoh kecil, sinetron-sinetron di layar TV baru membutuhkan rasa agama menjelang dan selama Ramadhan. Banyak tokoh sinetron yang sekarang mulai memakai kerudung, peci, baju koko dll, namun alur cerita juga gak beda a
  • 29

    Aug

    Apa Yang.... ??

    Lagi iseng, aku datang ke Lounge salah satu Komunitas Online Indonesia, ya sekedar baca-baca sekaligus refreshinglah. Ada sebuah thread ringan namun sesungguhnya mengandung petuah dan ujaran yang bijak untuk hidup di dunia ini. Ceritanya ada seorang Guru besar yang memberikan tebakan pada murid-muridnya. Mungkin sudah ada yang pernah baca ato tau?? (maaf kalo repost. gitu biasanya salam damai di komunitas/forum online).Tentu saja ini dengan banyak modifikasi di sana-sini Seorang guru bertanya pada murid-muridnya Apa yang paling dekat dengan kita? Murid-muridnya ada yang menjawab,Ibu Orang tua sahabat. Sang gurupun berkata,jawaban kalian benar semua, tapi jawaban yang paling tepat adalah MAUT ato MATI. Setiap yang bernyawa pasti akan mati, maka mati adalah sesuatu yang sudah pasti akan te
  • 28

    Aug

    Yuuuukkk Maaanngg !!

    Malam itu terasa suntuk bener, liat tipi kok gak ada acara yang bagus-bagusnya. Maklum, biasanya emang jam-jam segitu aku jarang liat tipi. Sampai akhirnya ketemu sama acara Golden Ways dengan narasumber sekaligus pembicara tunggal Mario Teguh (baru tau kalo saben hari minggu ada acara ini, he he he :D ). Setiap Mario Teguh bicara 1-3 kalimat, tepuk tangan membahana dari para pemirsa yang hadir di studio.Gak tau tepuk tangan itu untuk kalimat-kalimat bijaknya Mario Teguh ato tepuk tangan untuk diri sendiri, yang merasa tersindir dengan perkataan Mario Teguh. Aku tertegun dan sedikit merenung ketika Mario Teguh mengungkapkan kalimat bijaknya, Kalau anda ingin membicarakan kebaikan orang lain, maka bicarakanlah kebaikan itu meski hanya sedikit. Sungguh, sebuah kalimat yang bisa jadi sangat
  • 27

    Aug

    Pop Selingkuh

    Beberapa saat yang lalu, ada sebuah tulisan menarik yang membuat mataku melirik untuk sekedar menjenguknya. POP selingkuh, demikian dia menyebut sebuah genre baru di blantika musik Indonesia. Bukan tanpa alasan muncul sebutan genre Pop Selingkuh, dimana saat ini bermunculan band-band baru yang mengusung jenis musik ini, musik pop selingkuh. Band-band baru bermunculan laksana para pencari kerja yang datang di Job Fair untuk mencari lowongan pekerjaan (mau pakai istilah seperti jamur/cendawan di musim penghujan, keliatannya dah lazim jadinya buat istilah sendiri ajah :D ) Coba saja tengok semisal Kangen Band, Matta, ST12 dan masih banyak lagi band-band laen yang membuat lagu dengan tema selingkuh. Lirik lagunya pun kalo boleh dibilang jauh dari nilai keindahan apalagi seni yang mempuny
  • 26

    Aug

    Indahnya Puisi

    Sebuah puisi hanya seindah pribadi yang membacanya, demikian pendapat Mario Teguh. Indahnya puisi bukan terletak pada puisi itu sendiri melainkan pada keindahan orang yang membaca puisi tersebut. Seindah apapun sebuah puisi namun jika hati si pembaca sedang kering kerontang tak ada secercah keindahan dalam hatinya, maka tetep saja puisi itu dianggap sebagai puisi biasa Seseorang yang mampu menilai indahnya sebuah puisi hakikatnya adalah dia mampu menilai keindahan-keindahan dalam dirinya sendiri. Jika kita menilai hidup ini begitu rumit, maka sesungguhnya kerumitan itu muncul dari diri kita sendiri. Yang menjadi inti dari ini semua adalah keindahan hati kita, keindahan diri kita, bagaimana kita menilai dan menyikapinya. Apabila ada wanita cantik lewat di depan kita, maka yang sebenarny
  • 25

    Aug

    Gak Ngerti

    Sungguh, diri ini gak ngerti dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah saat ini. Kemarin-kemarin pemerintah mencanangkan konversi minyak tanah ke gas. Konon katanya proses konversi minyak tanah ke gas ini akan dilakukan hingga tahun 2010 nanti. Subsidi minyak tanah sampai saat ini dianggap masih memberatkan APBN dengan fluktuatifnya harga minyak dunia. Untuk mengurangi beban tanggungan subsidi APBN terhadap BBM maka ada kebijakan pemerintah untuk mengkonversi minyak tanah ke gas. Baru saja berjalan kebijakan konversi minyak tanah ke gas, ealah pemerintah malah mengikutinya dengan kebijakan laen, menaikkan harga LPG ! Masyarakat dipaksa untuk selalu mengalah terhadap kebijakan pemerintah tersebut, karena memang tidak mempunyai banyak pilihan. Masyarakat sejak awal digiring untuk menerim
  • 21

    Aug

    Bukan Hanya Materi

    Tuna sathak bathi sanak, rugi harta untung persaudaraan. Peribahasa dalam budaya jawa yang begitu dalam maknanya, bukan hanya mengajarkan kita untuk tidak menilai sesuatu berdasar materi (uang) tapi lebih kepada semangat untuk mempererat tali persaudaraan. (Dahulu) peribahasa ini menjadi kalimat yang sering menghiasi transaksi tawar menawar barang dagangan di pasar-pasar tradisional. Entah hanya sekedar basa basi ato memang begitu keadaannya, para penjual berucap tuna sathak bathi sanak yang intinya mereka berani gak ambil untung besar, hanya balik modal ajah ato bahkan rugi sekalipun tapi yang penting laku dan bisa menambah sanak/ paseduluran ato persaudaraan. Sebuah filosofi hidup yang bisa jadi mulai sirna di jaman seperti ini, dimana segala sesuatu dinilai dari untung rugi dan tak j
  • 20

    Aug

    Berbagi & Menghargai

    Beberapa hari yang lalu, Pak Tua penjual kue itu mampir lagi ketempatku untuk menawarkan dagangannya. Kue isi kacang yang boleh dikata biasa-biasa ajah. Pagi itu aku membeli 2 bungkus, 1 bungkusnya berisi 5 kue. Konon katanya kue itu merupakan usaha keluarganya dan dipasarkan sendiri secara door to door dengan berjalan kaki. Dari rumah pak tua penjual kue itu sampai ke ketempatku ya kira-kira sejauh 10km, dan itupun masih berjalan lagi sampai dagangannya ludes terjual. Pernah suatu hari pak tua penjual kue itu datang ketempatku, tapi saat itu aku sudah siap-siap mo pergi karena ada kerabat yang meninggal. Singkat cerita, karena terburu-buru hari itu aku tidak membeli kue pak tua. Dengan tetap tersenyum pak tua pun pamit mo melanjutkan jualannya. Dan ketika pulang dari melayat, ditengah
  • 19

    Aug

    Iklankan Diri

    Theres a will, theres a way. Kalimat yang akhir-akhir ini sering kita lihat dalam sebuah iklan kampanye di televisi. Dalam iklan ato kampanyenya ini, sang tokoh dengan identitas RM09 mengajak kita semua melakukan perubahan terhadap negeri ini. Jika ada kehendak kuat untuk berubah maka pasti ada jalan (perlu dicatat, saya bukan tim kampanye RM09, bener, bukan lho. sumpah bukan!! :D ) Ada juga iklan dari tokoh ketua Parpol (SB) dengan mottonya Hidup adalah Perbuatan. Hidup ini harus diisi dengan perbuatan untuk menuju Indonesia yang mandiri, gitu kira-kira intinya. Selain itu, masih ada lagi iklan yang mengajak kita semua untuk bangkit kembali dan menjadi bangsa yang disegani, bangsa yang dulu dikenal sebagai Macan Asia (berarti sekarang sudah Macan Jompo Asia, he he he). Baik dan sah-sah
  • 18

    Aug

    Melakukan Perubahan

    Semalem habis liat pilem Rambo, bukan alur cerita yang akan saya ulas di sini melainkan tentang sebuah kalimat yang begitu indah. Saya juga tidak yakin bisa mengubah keadaan di sana, tapi minimal saya sudah berusaha untuk melakukan perubahan, demikian kira-kira intinya (gak apal bener kalimatnya, maklum memori otak saya masih pake Pentium II :D) Usaha untuk melakukan perubahan lebih baek daripada hanya menunggu perubahan itu terjadi. Ada action dari diri sendiri untuk menuju ke arah yang lebih baik melalui sebuah perubahan yang dilakukan. Kita action saja belum tentu bisa melakukan perubahan seperti yang diharapkan, apalagi hanya duduk diam seribu bahasa menunggu perubahan yang dilakukan oleh orang laen. Ya, kalo orang laen mau melakukan perubahan. kalo tidak ?? Mengapa kita tidak berupay
  • 17

    Aug

    Berani untuk Tertawa

    Sebuah riset menarik mengatakan bahwa anak kecil/bayi tertawa setiap harinya rata-rata sebanyak 300 kali. Tetapi sebaliknya dengan orang dewasa yang berumur 30-50 tahun, rata-rata hanya tertawa 15 kali sehari. Semakin tua usia seseorang, maka akan semakin sedikit intensitas tertawa ato tersenyum dalam sehari (kalo yang suka tertawa sendiri, sdh gak termasuk lho ya !? :D ) Ada apa ini ? tentu tidak ada apa-apa hanya saja orang yang sudah cukup berumur ato dewasa (ya sekitar 30-50 th) pasti memiliki banyak permasalahan atopun persoalan hidup. Dengan banyaknya persoalan hidup tersebut maka kemampuan secara naluri untuk tersenyum ato tertawa juga berkurang. Jadi jangan heran jika saat ini banyak orang yang gampang marah, murung, sedih, susah, gulana dan laen sebagainya. Tertawa adalah h
  • 16

    Aug

    Menilai Sesuatu

    Tidak semua apa yang anda lihat, dengar dan baca itu benar adanya, tapi belum tentu juga salah semua. Mungkin ada benarnya juga. Misal, anda melihat seorang pemuda yang tubuhnya penuh tattoo dan tindikan, maka apa yang langsung ada dalam pikiran anda? Wah, preman ini ato paling gak orang jahat ini. Apakah benar setiap orang yang bertattoo dan bertindik itu preman, ato orang jahat ?? Tidak bukan ??!! Banyak juga orang yang keliatannya baek dan berpenampilan sopan, tapi jahatnya minta ampyunnnn. Contohnya lagi, ada anggapan kalo wanita yang parasnya ayu, cantik . itu biasanya bodoh (ato lebih halusnya kurang pintar/cerdas). Tidak juga, banyak wanita yang wajahnya ayu tapi juga punya otak yang encer/pintar. Intinya, jangan gampang menilai sesuatu dari apa yang kita lihat, apa yang kita deng
  • 14

    Aug

    Bahagia itu...

    Konon kisahnya, suatu ketika Dalai Lama ditanya seseorang, wahai Dalai Lama apakah rahasia dari kebahagiaan itu?. Dengan tenang dan bijak Dalai Lama menjawab singkat, Makanlah dengan nikmat dan tidurlah dengan nyenyak! Ternyata makanlah dengan nikmat dan tidurlah dengan nyenyak tidak sesederhana kalimatnya dalam perwujudan di kehidupan sehari-hari. Butuh sebuah keikhlasan besar untuk dapat menikmati makan agar bisa terasa enak dan bisa tidur dengan nyenyak. Coba saja, kalo kita pas tidak ikhlas untuk makan (bisa karena makan tergesa-gesa akibat jam istirahat cuman sebentar ato sebab yang laen), besar kemungkinan kita tidak akan bisa menikmati nikmatnya makan itu. Kita makan, yang penting bisa kenyang. Begitu juga dengan aktifitas tidur, coba kalo kita pas tidak ikhlas lagi banyak pikira
  • 13

    Aug

    Belajar (dari) Memasak

    Baru akhir-akhir ini aku mulai akrab dengan yang namanya dapur, mulai mau try & error dalam hal memasak. Kalo dulu sih paling banter di dapur hanya bisa buat mie rebus, nanak nasi ato masak air. Jangankan untuk memasak sayur, nasi gorengpun aku gak bisa. Tapi keadaanlah yang memaksaku untuk belajar bagaimana harus bertahan hidup di rumah ketika sang istri tidak berada di sisiku. Ada untungnya juga saat istri sedang tidak berada di rumah. Aku mulai mau untuk mencoba belajar memasak, meski awal-awalnya hanya belajar membuat nasi goreng, tapi itu sudah merupakan sebuah perjuangan ekstra keras bagiku. Bahagia sekali rasanya ketika aku merasakan betapa lezatnya hasil masakanku (padahal rasanya amburadul..he he he). Ada kepuasan tersendiri ketika aku menikmati hasil jerih payah usahaku dala
  • 12

    Aug

    Dibalik Kisah Sukses

    Acapkali kita membaca, mendengar ataupun melihat ulasan tentang dibalik sukses seorang tokoh. Intinya adalah kesuksesan yang diraih pada saat ini merupakan hasil perjuangan yang tekun, ulet, pantang menyerah, mau belajar dari kegagalan dan masih banyak lagi hal lainnya. Kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba, ato mak bedunduk dalam bahasa Srimulatnya. Kesuksesan datang melalui sebuah perjuangan dan proses panjang. Meski kita sering membaca/mendengarkan/melihat ulasan tentang dibalik kisah sukses, namun yang paling banyak mengisi memori otak kita adalah hasil akhirnya, yaitu kesuksesan tokoh tersebut. Sangat sedikit dari kita yang bisa merekam bagaimana perjuangan mereka untuk meraih kesuksesan, sehingga mampu menjadi sebuah kekuatan besar bagi diri kita sendiri untuk ikut meraih kesukse
  • 10

    Aug

    Tidak Sesederhana itu...

    Sikap hidup sederhana ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan, tidak sesederhana apa yang sering diucapkan dalam ujaran sebuah nasehat. Kita sering menerima wejangan hidup untuk bersahaja dan hidup dalam kesederhanaan, namun sedikit tauladan dari para tokoh yang mengkampanyekan sikap hidup sederhana itu. Sederhana bukan hanya sekedar dikotomi antara kebutuhan dan keinginan, tapi lebih dari itu adalah sebuah sikap hidup untuk tidak berlebih-lebihan. Kalau hanya membedakan antara kebutuhan dan keinginan, saya yakin semua orang bisa membedakannya. Orang membeli suatu barang karena memang itu adalah sebuah kebutuhan, jelas beda dengan orang membeli sesuatu karena hanya menuruti keinginan. Menuruti sebuah keinginan tidaklah salah, namun yang perlu diupayakan adalah untuk tidak berlebih
  • 9

    Aug

    Asyiknya Mengintip

    Siapa yang belum pernah mengintip? Aku kira sebagian besar sudah pernah melakukannya. Melihat ato mengamati obyek dari tempat tersembunyi yang tak terlihat oleh si obyek yang sedang dilihat ato diamati, itulah kurang lebih batasan tentang mengintip. Mengintip biasanya dilakukan melalui ruang sudut yang terbatas, bisa berupa sebuah lubang kecil ato tempat yang tersembunyi itu sendiri. Justru itulah keasyikan dari sebuah aktifitas yang namanya “mengintip”, ada nilai ato seni tersendiri melihat sesuatu dari sebuah lubang kecil ato tempat tersembunyi. Mungkin sudah menjadi tabiat manusia, bahwa kita suka melihat hal-hal pribadi ato privasi seseorang dengan cara “mencurinya”. Keasyikan mengintip membawa candu tersendiri bagi seseorang untuk mengulangi hal tersebut lag
  • 8

    Aug

    Jangan Terlalu Berharap

    Dalam kehidupan orang jawa, ada istilah  “ojo njagakake endok’e blorok” jangan mengharap telurnya ayam blorok (ayam yang bulunya blorok). Sebuah nasehat yang menitikberatkan agar kita senantiasa lebih ke usaha dan upaya daripada hanya sekedar berharap akan datangnya “rezeqi” . Apa yang sudah ada, dinikmati dan disyukuri aja daripada harus menunggu sampai menetasnya si “endok’e blorok” itu tadi. Ya kalo jadi menetas…. kalo tidak ?? Entah bener apa tidak pemahamanku tentang pitutur jawa itu tadi, tapi yang pasti sampai saat ini aku masih sering “njagakake endok’e blorok”, berharap semoga datang bla… bla… bla… padaku. Meski sering disindir oleh istriku dengan menggunakan kata-kataku itu tadi, aku m
  • 7

    Aug

    (hanya)Hari Jumat

    Ada apa di tanggal 8 Agustus 2008 ato yang lebih ngepop dikenal dengan 8 8 8-nya?? Bagiku sih gak ada apa-apa, sama seperti hari biasanya. Hanya saja pas tanggal 8 Agustus 2008 ini ato 8-8-08 jatuh pada hari Jumat. Aktifitas seperti biasa, bangun tidur ku terus mandi (mirip lagunya anak-anak, padahal gak pernah aku bangun langsung mandi), ya intinya sama seperti biasanya lah…. gak ada yang spesial!! Tanggal ini (8-8-08) menurut kepercayaan [tentu saja bagi yang percaya] mempunyai makna yang spesial karena angka 8-8-8 adalah angka yang bisa membawa hoki. Kalo aku pribadi sih, kurang percaya soalnya belum pernah ketemu sama yang namanya si HokiHoki, cerita donk… gimana, cakep ya ?? itu. Bagi yang pernah ketemu sama si Aku malah khawatir, sepanjang hidupku gak bakal ketemu sam
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive