Asyiknya Mengintip

9 Aug 2008

Siapa yang belum pernah mengintip? Aku kira sebagian besar sudah pernah melakukannya. Melihat ato mengamati obyek dari tempat tersembunyi yang tak terlihat oleh si obyek yang sedang dilihat ato diamati, itulah kurang lebih batasan tentang mengintip. Mengintip biasanya dilakukan melalui ruang sudut yang terbatas, bisa berupa sebuah lubang kecil ato tempat yang tersembunyi itu sendiri.

Justru itulah keasyikan dari sebuah aktifitas yang namanya “mengintip”, ada nilai ato seni tersendiri melihat sesuatu dari sebuah lubang kecil ato tempat tersembunyi. Mungkin sudah menjadi tabiat manusia, bahwa kita suka melihat hal-hal pribadi ato privasi seseorang dengan cara “mencurinya”. Keasyikan mengintip membawa candu tersendiri bagi seseorang untuk mengulangi hal tersebut lagi dan lagi. Tidak bisa dipungkiri bahwa mengintip adalah sebuah “seni” visual.

Coba aja, jika ada suara gaduh dan mendesah dari sebelah kamar kos ato kontrakan kalian pasti ada hasrat untuk mengetahuinya. Dan mengintip adalah cara paling tokcer untuk mengetahui apa yang dilakukan orang tersebut di kamar sebelah. Bisa lewat lubang kunci, ventilasi ato apapun, yang penting obyek bisa terlihat meski dengan sudut pandang yang terbatas.

Jika ada tetangga rumah kita yang notebene keluarga yang sederhana namun bisa membeli sebuah mobil, maka kita sering juga “mengintip” untuk mengetahui bagaimana mungkin tetangga yang sederhana tersebut bisa membeli sebuah mobil. Mengintip bisa anda artikan dalam segala aspek kehidupan, namun yang jelas mengintip adalah sebuah seni dalam cara “melihat sesuatu”.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive