Berani untuk Tertawa

17 Aug 2008

Sebuah riset menarik mengatakan bahwa anak kecil/bayi tertawa setiap harinya rata-rata sebanyak 300 kali. Tetapi sebaliknya dengan orang dewasa yang berumur 30-50 tahun, rata-rata hanya tertawa 15 kali sehari. Semakin tua usia seseorang, maka akan semakin sedikit intensitas tertawa ato tersenyum dalam sehari (kalo yang suka tertawa sendiri, sdh gak termasuk lho ya !? :D )

Ada apa ini ? tentu tidak ada apa-apa hanya saja orang yang sudah cukup berumur ato dewasa (ya sekitar 30-50 th) pasti memiliki banyak permasalahan atopun persoalan hidup. Dengan banyaknya persoalan hidup tersebut maka kemampuan secara naluri untuk tersenyum ato tertawa juga berkurang. Jadi jangan heran jika saat ini banyak orang yang gampang marah, murung, sedih, susah, gulana dan laen sebagainya.

Tertawa adalah hal yang sepele tapi sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Ini tentu saja kesehatan yang berhubungan dengan psikis manusia. Orang yang dalam hidupnya senang tertawa/tersenyum, gembira dan suka ria maka dipastikan dia akan menjalani hidup ini dengan lebih sehat dan tentu saja bias memperpanjang umur (maksudnya bisa keliatan awet muda, bukan umur yang 1 meter jadi 2 meter :D ).

Maukah kita kalah dengan bayi/anak-anak, yang hidupnya penuh suka cita tertawa sepanjang masa ?(walah sepanjang masa, kayak lagu nostalgia ajah) . Maka, mari kita belajar menjadi seperti kanak-kanak lagi. Supaya kita berani untuk tertawa terpingkal-pingkal terhadap hal yang lucu ataupun sedikit lucu saja. Dengan kanak-kanak kita berani untuk berpikir kreatif - berpikir di luar kebiasaan orang. Dan karenanya kita siap menghadapi apapun di dunia ini dengan tertawa, tersenyum dan optimis. Bila demikian dijalankan niscaya hidup kita akan menjadi lebih baik di dalam dunia ini.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive