Indahnya Puisi

26 Aug 2008

Sebuah puisi hanya seindah pribadi yang membacanya, demikian pendapat Mario Teguh. Indahnya puisi bukan terletak pada puisi itu sendiri melainkan pada keindahan orang yang membaca puisi tersebut. Seindah apapun sebuah puisi namun jika hati si pembaca sedang kering kerontang tak ada secercah keindahan dalam hatinya, maka tetep saja puisi itu dianggap sebagai puisi biasa

Seseorang yang mampu menilai indahnya sebuah puisi hakikatnya adalah dia mampu menilai keindahan-keindahan dalam dirinya sendiri. Jika kita menilai hidup ini begitu rumit, maka sesungguhnya kerumitan itu muncul dari diri kita sendiri. Yang menjadi inti dari ini semua adalah keindahan hati kita, keindahan diri kita, bagaimana kita menilai dan menyikapinya.

Apabila ada wanita cantik lewat di depan kita, maka yang sebenarnya cantik bukanlah wanita itu melainkan hati kita, karena bisa menilai sebuah kecantikan. (maaf ya. bagi yang merasa cantik, jangan langsung rendah diri. Anda tetep keliatan cantik kok :D ) Kagumi hati anda karena mampu menilai bahwa: itu cantik, tampan, sexy, dan lain-lain. Sebuah puisi yang indah hanya seindah pribadi yang membacanya.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive