Pop Selingkuh

27 Aug 2008

Beberapa saat yang lalu, ada sebuah tulisan menarik yang membuat mataku melirik untuk sekedar menjenguknya. POP selingkuh, demikian dia menyebut sebuah genre baru di blantika musik Indonesia. Bukan tanpa alasan muncul sebutan genre Pop Selingkuh, dimana saat ini bermunculan band-band baru yang mengusung jenis musik ini, musik pop selingkuh.

Band-band baru bermunculan laksana para pencari kerja yang datang di Job Fair untuk mencari lowongan pekerjaan (mau pakai istilah seperti jamur/cendawan di musim penghujan, keliatannya dah lazim jadinya buat istilah sendiri ajah :D ) Coba saja tengok semisal Kangen Band, Matta, ST12 dan masih banyak lagi band-band laen yang membuat lagu dengan tema selingkuh.

Lirik lagunya pun kalo boleh dibilang jauh dari nilai keindahan apalagi seni yang mempunyai makna mendalam. Bandingkan dengan lirik lagu-nya Letto, Padi, Naff, GiGi mereka membuat lirik begitu indah yang disusun dari rangkaian puisi kata-kata yang menakjubkan. Tidak hanya sekedar enak didengar tapi mampu menyuguhkan keindahan dalam ber-musik dan ber-lagu.

Entah kenapa band-band ini mengusung tema selingkuh, hanya sekedar ikut-ikutan karena yang lebih awal dari mereka bisa sukses dengan tema itu, ato emang pasar musik Indonesia lagi demen dengan segala sesuatu yang berbau selingkuh. Tapi sejenak tengok, fans dari Letto, Padi, GiGi, Naff pasti beda kelas ma fans-nya Kangen band, Matta, ST12 dan band yang sejenis.

Tidak salah juga sih, namanya juga industri musik. Dan masih banyak lagi alasan yang membenarkan genre musik Pop Selingkuh ini. Bener juga kata pemerhati musik Indonesia bahwa masyarakat kita baru dalam taraf penikmat musik, belum pecinta musik. Semua bisa dinilai dengan yang penting enak didengar. Dan sekarang baru trend-nya musik Pop Selingkuh. Bisa jadi selingkuh memang sedang POP di negeri ini.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive