Masih Perlu

31 Aug 2008

Masyarakat kita pada umumnya masih mengandalkan momment untuk bisa berbuat sesuatu. Kita baru berpikir betapa pentingnya keselamatan transportasi udara setelah ada kasus pesawat Adam Air yang hilang di sekitar laut Majene. Baru berencana melakukan peremajaan Kereta Api setelah terjadi tabrakan ataupun kereta anjlog. Perlunya manifest penumpang yang akurat setelah karamnya sebuah kapal yang korbannya melebihi daftar penumpang resmi. Sungguh aneh negeri ini !!

Begitu juga dengan umat beragama khusunya umat islam, baru merasa tidak malu beragama hanya saat bulan Ramadhan saja. Contoh kecil, sinetron-sinetron di layar TV baru membutuhkan rasa agama menjelang dan selama Ramadhan. Banyak tokoh sinetron yang sekarang mulai memakai kerudung, peci, baju koko dll, namun alur cerita juga gak beda amat sama sinetron di luar bulan Ramadhan. Tapi lumayan, ada moment Ramadhan sehingga ada perubahan sedikit dari dunia persinetronan kita.

Dan lagi, mau minta maaf saja harus nunggu saat lebaran tiba, karena moment lebaran tidak ada rasa sungkan untuk saling memaafkan. Kita yang sebelumnya gengsi dan sangat egois untuk minta maaf, begitu mudah minta maaf saat Idul Fitri tiba. Itu semua karena ada moment. Ada waktu yang dirasa tepat untuk melakukan sesuatu. Kita memang masih perlu dengan apa yang namanya Momment.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive