Jangan Ngasih Sedekah

4 Sep 2008

Beberapa waktu yang lalu MUI menghimbau agar masyarakat tidak memberi sedekah bagi para peminta-minta yang akhir-akhir marak di jalan raya. Apalagi pada bulan puasa ini, Jakarta dan Bogor diserbu para peminta-minta (baca di mana lupa, kalo gak kompas ya okezone :D ). Momment yang pas bagi para peminta-minta untuk meraup uang banyak di bulan yang konon penuh berkah ini. Karena “pendapatan” yang menjanjikan selama bulan Ramadhan ini, maka banyak pula orang yang beralih profesi menjadi peminta-minta.

Bukan tanpa alasan himbauan MUI tersebut. Di DKI Jaya kalo gak salah sudah ada peraturan tentang larangan memberi sumbangan di jalan. Maksudnya tentu saja agar orang tidak menjadikan peminta-minta sebagai “profesi” yang punya prospek bagus, sehingga akan menjadi bom waktu suatu saat nanti. Selain itu, dengan banyaknya peminta-minta di jalan raya dirasa sudah mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum. Disampin tentu saja ada anggapan bahwa memberi sedekah ke peminta-minta di jalan itu tidak mendidik masyarakat untuk bekerja keras, malah menjadikan mereka mempunyai mental pengemis.

Pro - kontra pasti muncul dengan adanya peraturan dan atau himbauan MUI tentang larangan memberi sedekah di jalan ini. Tapi saya tidak berdiri di posisi yang pro maupun yang kontra. Saya lebih memilih untuk “tebang pilih” saat ada niat hati bersedekah. Ada banyak pendapat menyatakan , yang penting niat kita sedekah. Niatnya sudah bagus, tapi bukankan kita diberi anugerah otak untuk bisa berpikir untuk mengikuti niat yang baik dengan cara yang “baik” pula ??

Kemarin baca berita tentang , mengais rezeqi di masjid BI. Disitu dikasihkan kumpulan anak-anak yang pada waktu sholat tiba mereka menawarkan jasa penitipan alas kaki bagi para jamaah. Dengan uang jasa penitipan sekitar Rp.2000 mereka telah membuktikan bahwa mereka lebih “tinggi nilainya” dari sekedar meminta minta di jalan. Ojek payung, tukang semir, pedagang asongan dan masih banyak lagi jalan kita memberi sedekah. Kita bisa bersedekah seraya memberi apresiasi terhadap usaha dan kerja keras mereka, bukan hanya niat sedekah itu tadi.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive