Makan Sahur Lauknya Iklan

9 Sep 2008

Setelah beberapa hari menjalani puasa, ada beberapa hal yang rutin selalu aku lakukan. Antara lain buka puasa (jelas donk, emang mau ngebleng?? :D ), makan sahur dan tidur siang. Tarawih kok gak ada ?? he he he…. emang sejauh ini aku belum pernah jamaah Tarawih di Masjid. Sudah 2 Ramadhan ini aku jarang banget sholat jamaah tarawih di masjid. Bisa jadi imanku dah luntur, bukan hanya naik turun…. tapi imanku dah menukik tajam yang mana gak mau bergerak ke atas lagi.

Dari beberapa aktifitas rutinku selama puasa ini, aku baru nyadar jikalo makan sahurku selalu memakai menu yang sama. Makan Sahur Lauknya Iklan !! Hampir semua program sahur di televisi kita didominasi oleh IKLAN. Sekarang ini iklan tidak hanya mengisi space saat jeda sebuah acara, tapi di dalam acara/program televisi itupun sudah dipenuhi oleh iklan. Jadi, mau tidak mau sepanjang acara kita tidak lebih hanya melihat iklan.

Acara “IKLAN” ini hampir terdapat di semua stasiun televisi, dimana iklannya itu menjadi background di program sahur tersebut. Ada iklan dari operator seluler, produk sebuah rokok, oli pelumas, produk lampu dan masih banyak lagi. Karena menjadi background di program sahur tersebut maka mau tau mau kita dipaksa untuk melihat produk tersebut. Belum lagi pas acara jeda, lagi lagi kita disuguhi iklan kembali. Hakikatnya sepanjang waktu makan sahur kita hanya disuguhi acara iklan.

Apalagi kalo acara yang ada kuisnya, penelpon harus menyebut password yang tentu saja berkenaan dengan produk yang menjadi sponsornya. Lebih menggelikan lagi, sering pertanyaan dalam kuis tersebut jawabannya diarahkan oleh Host-nya sendiri. Tidak heran jika kemudian muncul pendapat yang menyatakan “jika anda merasa cerdas, maka ikutlah kuis ini” he he he :D

Ya begitulah kalo konsumen tidak diberi pilihan, pilihannya hanya satu… “Lihatlah Iklan Kami”. Jadi, setiap pagi aku selalu Makan Sahur Lauknya Iklan, mending kalo ikan !! :)


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive