Robohnya Nasib Buruh

28 Oct 2008

Hari Jumat lalu, selain pengumuman waktu pelaksanaan terpidana mati eksekusi bom Bali I Amrozi cs, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan baru seputar dunia usaha. Kebijakan tentang Penyesuaian Sistem Pengupahan tersebut diteken oleh empat menteri terkait antara lain Menteri Perindustrian, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Perdagangan. Tak lain dan tak bukan, kebijakan itu keluar dengan alasan menyelamatkan dunia usaha kita.

Poin penting dalam kebijakan tersebut adalah kenaikan upah akan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kenaikan upah minimum oleh gubernur diupayakan tidak melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional, yang cuma 6 persen. Bahkan pengusaha bisa menetapkan upah lebih rendah daripada sebelumnya. Lah… upah, bukannya naik malah ada potensi besar akan turun ato tepatnya “dipaksa” turun. Tentu saja, saya melihat ini dari sisi “buruh” karena saya sendiri adalah buruh.

UMP yang sekarang aja jauh dari kata cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup, apalagi kalo sampai upah yang sudah kecil ini semakin “dikerdilkan”. Dunia usaha kita memang penuh dilema, jika terus-terusan dengan kondisi seperti ini maka bukan hal yang mustahil jika akan terjadi PHK massal. Untuk bisa lebih lama bertahan dan tetep berproduksi tanpa ada PHK maka perlu opsi terakhir ini, yaitu dengan pembatasan upah buruh yang tentu saja disesuaikan dengan keuangannya.

Bagi pihak yang tidak termasuk kaum buruh seperti kami ini, mungkin tidak berpengaruh besar pada kehidupan anda. Tapi di luar sana ada ratusan ribu bahkan jutaan buruh yang bakal lebih sulit lagi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sulit juga bagi para pengusaha, jika tetep dengan sistem pengupahan seperti saat ini maka keuangan perusahann sulit untuk memenuhinya, dan pilihannya adalah pengurangan karyawan. Tapi bagaimanapun juga, nasib buruhlah yang paling menderita akibat kebijakan dan keadaan seperti saat ini.

Wahai kaum buruh sedunia (khususnya Indonesia)…… Bersabarlah !!


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive