Republik (Istimewa)….

30 Oct 2008

Pada tanggal 28 Oktober kemarin yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, di Jogjakarta berlangsung Pisowanan Ageng, menghadapnya sang kawula /rakyat kepada sang raja untuk menyampaikan keinginan mereka. Puluhan ribu warga Jogja bahkan ada yang datang dari luar Jogja memenuhi alun-alun utara. Sebuah fenomena demokrasi yang unik, dimana kawula /rakyat dengan santun menyampaikan aspirasi kepada sang Raja/ pemimpin. Suara rakyat yang disampaikan secara langsung dan diterima langsung pula oleh sang Pemimpin tanpa melalui corong parlemen apalagi partai politik.

Dari Pisowanan Ageng tersebut malah membuatku sedikit banyak berandai-andai, bagaimana jika nantinya Sultan terpilih jadi Presiden dimana dlm Pisowanan Ageng tsb beliau menyatakan kesiap sediaannya maju menjadi capres 2009? Ini hanya berandai-andai dan tidak perlu diseriusi apalagi dijadikan polemik. Jika Sultan terpilih menjadi Presiden boleh gak nama Republik Indonesia di ganti menjadi Republik Istimewa Indonesia he.. he… he :D

Setelah itu ibukota negara pindah (ato dengan kata lain “kembali” lagi) ke Jogjakarta, wah… bakal keren tuh !! Kalo dulu dalam sejarah perjalanan bangsa sempat menjadi RIS maka sekarang akan ada RII (Republik Istimewa Indonesia). Republik Istimewa Indonesia dengan ibukota Jogjakarta. Sekali lagi tenang saja, ini bukan wacana tapi cuman pengandaian jadi jangan ada yang kebakaran jenggot apalagi kebakaran hutan.

Pengandaian ini masih berlanjut dengan sedikit lebih serius lagi, tepatnya merenung ke dalam. Bukannya Republik Indonesia ini memang istimewa ?? Istimewa karena negara yang dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, tapi rakyatnya tetep miskin. Istimewa karena Indonesia adalah negara yang rakyatnya konon beragama tapi korupsi tetap merajalela. Istimewa karena wakil rakyatnya malah suka makan jatah rakyatnya dan masih banyak keistimewaan lainnya lagi. Jadi tidak salah dong kalo republik ini memang Istimewa :D


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive