Pekerja Seks Sosial

1 Dec 2008

Sebuah istilah yang sudah lazim kita denger kiranya, apalagi bagi para petualang Cinta (mungkin lebih pas kalo disebut petualang nafsu kali ya ??). Pekerja Seks Komersial, sebuah pekerjaan yang sering dicap sebagai salah satu pekat atau penyakit masyarakat, (waduh.. kaya malam aja yang pekat dan gulita). Sebuah profesi yang memang harus dijalani dengan profesionalitas yang tinggi pula.

Lokalisasi, razia maupun perda yang mengatur tentang PSKpun sudah dilaksanakan semua, tapi apa daya semangat untuk menghapus prostitusi saja tidaklah cukup . Kalo aku sih berpendapat bahwa PSK atau prostitusi, atau apapun namanya gak bisa di hapus dari muka bumi ini, karena tentu saja berlaku prinsip supply dan demand dan pemenuhan kebutuhan biologis/ penyaluran harsrat seksualnya. Jadi gak mungkin prostitusi ato PSK bisa dihapus, kalo di minimalisir mungkin bisa. Pemberdayaan para PSK untuk kembali menjalani hidup secara benar itulah idealnya dan yang ideal itu biasanya sulit untuk diwujudkan. Sulit bukan berarti tidak bisa.

Pernah baca sebuah buku yang menyatakan bahwa (maaf…) PSK dan Lokalisasi itu seperti tong sampah, satu sisi banyak di caci-maki tapi disisi laen ada juga manfaatnya. Bisa kita bayangkan, bagaimana wajah kota jika tak ada satupun tempat sampah, tentu saja sampah ada dimana-mana. Begitu juga jika PSK tidak ada di suatu daerah, pasti sampah-sampah masyarakat akan lebih banyak terjadi lagi.

Ini bukannya mendukung PSK ato prostitusi, tapi lebih sekedar memberi sudut pandang yang laen tentang PSK. Ada PSK aja masih banyak terjadi pelecehan dan kejahatan seksual laennya, apalagi kalo PSK tidak ada di muka bumi ini. Ini bukan bentuk suatu pembenaran tapi lebih kepada pendapat tentang fenomena yang sering terjadi, seperti razia PSK yang ujung-ujungnya DUIT juga. Bahkan ada sinyalemen kalo razia PSK sudah menjadi bisnis pihak tertentu.

PSK, sebuah singkatan yang mungkin bisa diubah menjadi P2S (Pekerja Seks Sosial). Selain mengkomersilkan tubuhnya, ternyata mereka juga berbuat sosial secara tidak langsung, yang mungkin juga sering tidak kita sadari.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


Categories

Archive